Aloclair Marcel Arestia

Slamat malam dok.
Yg ingin sy tanyakan :
1. Apakah perokok lebih rentan terhadap sariawan?
2. Sy agak sering terkena sariawan khususnya di bawah lidah atau di dalam bagian pipi. Plus kadang langit2 mulut juga serasa gatal. Apakah itu pertanda ada gangguan di organ tubuh yg lainnya?
3. Apakah ada efek samping bagi rongga mulut jika berkumur dgn mouthwash setiap hari setelah sikat gigi? Karena sehari sy bisa berkumur 3-4 kali.

Hai Marcel,

Biasanya perokok justru jarang mengalami sariawan. Karena mukosa mulutnya lebih tebal (anggap saja seperti kapalan) karena kena asap rokok terus menerus. Tapi bukan berarti kalau ingin tidak sariawan harus merokok ya.

Orang umumnya menganggap semua luka di dalam mulut adalah sariawan, padahal sebenarnya tidak. Sariawan yang umum dikenal masyarakat dalam istilah medis adalah stomatitis aphtosa rekuren (SAR) memiliki gambaran klinis yang khas, yakni cekung, berwarna putih kekuningan, memiliki tepi, pinggir berwarna kemerahan, timbul berulang (rekuren) dan tidak ada keterlibatan adanya penyakit sistemik dari seseorang. Apasih penyakit sistemik itu? Penyakit sistemik adalah suatu penyakit yang mempengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan, seperti penyakit jantung, diabetes melitus, lupus, TBC, anemia, HIV dan sebagainya.

Sariawan (SAR) biasa terjadi pada mukosa mulut yang bergerak seperti bibir, lidah, dan bawah lidah serta bagian dalam pipi. Bila Marcel merasa memiliki sariawan pada bagian-bagian yang tidak bergerak seperti gusi, atau langit-langit mulut, kemungkinan besar lesi (luka) tersebut bukan sariawan. Bisa jadi luka di dalam mulut tersebut disertai penyakit sistemik (yang mana artinya ada gangguan di tubuh bagian lain). Nah, ketika muncul luka di dalam mulut di tempat-tempat yang tidak wajar (atau timbul rasa gatal misalnya), ada baiknya pergi konsultasi ke dokter gigi spesialis penyakit mulut.

Mengenai efek samping berkumur setiap hari menggunakan mouthwash, saya sebagai dokter gigi sangat tidak menganjurkan, terlebih jika digunakan 3-4 kali dalam sehari. Mouthwash digunakan biasanya ketika ada keluhan (untuk pengobatan) bukan untuk menyegarkan mulut/nafas. Ketika keluhan sudah hilang sebaiknya hentikan penggunaan mouthwash, terlebih yang mengandung alkohol. Kenapa? Kalau mengandung alkohol cenderung membuat rongga mulut kering. Selain itu penggunaan mouthwash secara rutin (dengan atau tanpa alkohol) akan membuat ekosistem di dalam mulut tidak seimbang. Di dalam mulut kita terdapat berbagai bakteri yang baik dan yang jahat, penggunaan mouthwash secara rutin akan mebunuh bakteri baik dalam mulut, ketika bakteri baik hilang, akan tumbuh jamur (akan menyebabkan penyakit lain). Tentu kita tidak ingin itu terjadi ya. Saran saya hentikan penggunaan mouthwash secara rutin, bila memiliki keluhan tidak nyaman sebaiknya segera kunjungi dokter gigi, nanti akan diberi pilihan-pilihan untuk membuat rongga mulutmu lebih nyaman.

Semoga bermanfaat...

Artikel

Artikel Lainnya