Mitos dan fakta seputar sariawan

Banyak informasi yang beredar di masyarakat terkait sariawan, sebagian ada benarnya, namun sebagian lainnya tidak lebih dari sekedar mitos. Berikut adalah beberapa mitos dan fakta seputar sariawan:
  1. Disebabkan oleh makanan pedas?
    Banyak orang menganggap bahwa makanan pedas dapat menimbulkan sariawan. Faktanya, makanan pedas tidak menyebabkan sariawan, menurut Prof Christian Mathy dari divisi gastroenterologi University of California, rasa terbakar di bibir bisa muncul karena efek capsaicin yang terkandung dalam cabai, tetapi kandungan itu sendiri tidak memicu luka.
  2. Stress menyebabkan sariawan?
    Hingga detik ini, penyebab utama sariawan belum diketahui secara pasti. Sebagian pakar menganggap antara stres dengan sariawan tidak ada hubungan sebab akibat secara langsung. Namun sariawan bisa saja terjadi saat tubuh stress dan daya tahan tubuh yang menurun, akibatnya sariawan pun bisa muncul.
Setelah mengetahui mitos-mitos sariawan, saatnya kamu mengetahui fakta-fakta mengenaisariawan. Simak ulasannya berikut ini
 
  1. Tergigit bisa menyebabkan sariawan
    Kebiasaan mengunyah makanan terlalu cepat dapat menyebabkan tergigitnya bagian mulut baik itu lidah ataupun mukosa yang dapat mengakibatkan terjadinya luka yang berakhir pada sariawan.
  2. Buruknya kesehatan area rongga mulut dapat menyebabkan sariawan
    Kuman dan bakteri sangat betah berada di area mulut yang
    kurang bersih, sehingga sariawan bisa muncul pada area rongga mulut yang tidak dijaga kesehatannya.
  3. Penyebab utama sariawan adalah jamur candida albicans.
    Jamur ini memang ada di dalam mulut dengan jumlah yang kecil. Saat pertumbuhan jamur ini menjadi tidak stabil dan cenderung berlebihan, sariawan bisa muncul,
  4. Sariawan muncul karena kekebalan tubuh yang menurun
    Daya tahan tubuh yang menurun karena kekurangan vitamin tertentu seperti asam folat, zinc, dan B12 dapat menyebabkan terjadinya sariawan.
Jika kamu sudah mengetahui tentang mitos dan fakta seputar sariawan, kamu perlu melakukan langkah pencegahan agar tidak terserang sariawan, diantaranya sebagai berikut.
  1. Menjaga kebersihan mulut dengan rajin sikat gigi dan berkumur,
    setidaknya 2x sehari. Dianjurkan juga untuk tetap menyikat gigi dan berkumur sebelum tidur. Mengingat bahwa bakteri dari sisa makanan akan berkembang saat kita tertidur.

  2. Merawat dan memeriksa kondisi mulut dan gigi ke dokter gigi secara berkala adalah hal yang patut untuk dilakukan dalam menjaga kesehatan mulut dan gigi. Apalagi jika karang gigi telah muncul, munculnya karang gigi adalah salah satu hal yang disebabkan oleh bakteri dalam gigi dan makanan yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan sikat gigi, yang dapat membuat kamu mudah terserang sariawan.

  3. Mengkonsumsi makanan manis dalam jumlah berlebih adalah hal yang buruk bagi kesehatan mulut dan gigi, terutama untuk anak-anak, apalagi ditambah dengan malasnya kebiasaan menggosok gigi bagi mereka. Hal itu menjadi salah satu penyebab munculnya sariawan. Oleh karena itu, membatasi konsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi juga bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan sariawan.

  4. Jika orang tua kamu menggunakan gigi palsu. Jangan lupa untuk rawat serta menjaga kebersihan gigi palsu yang digunakan dengan selalu melepaskan gigi palsu setiap malam, membersihkannya, serta meredamnya di dalam campuran air dengan tablet pembersih gigi palsu.

  5. Bagi perokok, sariawan dapat terjadi karena rangsangan panas dari asap rokok yang dapat menyebabkan perubahan aliran darah, dan mengurangi pengeluaran air ludah. Akibatnya, rongga mulut menjadi kering dan terbebas dari zat asam (Anaerob). Kondisi tersebut menjadi pemicu terjadinya sariawan.

  6. Membersihkan sela-sela gigi dengan dental floss atau benang gigi secara teratur adalah alternatif yang patut dilakukan demi menjaga kesehatan m ulut dan gigi.

  7. Salah satu penyebab sariawan adalah karena kurangnya kandungan vitamin tertentu seperti asam folat, zinc, dan B12 dalam darah. Mencukupi kebutuhan vitamin C dan zat besi juga menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan.

  8. Membiasakan memakan atau meminum sesuatu yang tidak terlalu panas, juga tidak terburu-buru dalam mengunyah makanan menjadi salah satu pencegah sariawan terutama untuk sariawan yang disebabkan oleh luka akibat tergigit.

  9. Untuk kamu yang gemar menggunakan obat kumur atau parfum mulut, membatasi penggunaannya adalah salah satu cara dalam mencegah sariawan. Berkumur menggunakan obat kumur memang efektif menghilangkan plak dan sisa makanan. Namun, berkumur dengan frekuensi tinggi dengan menggunakan obat kumur justru akan merusak keseimbangan jumlah bakteri normal dalam mulut. Nah untuk mengatasi efek negatif obat kumur, kamu dapat menggantinya dengan menggunakan Aloclair Plus Oral Rinse setelah sikat gigi.

Mengapa Aloclair Plus Oral Rinse? Aloclair Plus Oral Rinse terbuat dari bahan-bahan alami yang aman digunakan setiap hari dan tidak merusak keseimbangan jumlah bakteri normal dalam mulut. Cara pakainya pun mudah, caranya:
  1. 10 mL Aloclair plus oral solution dikumur selama 1 menit.
  2. Diulang 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
  3. Hindari makan/minum minimal 1 jam setelah berkumur.

Aloclair Plus, pilihan nyaman atasi sariawan.

Artikel

Artikel Lainnya