Manfaat Tersenyum untuk Kesuksesan Karir dan Bisnis Kamu

Kesuksesan karir tidak hanya dapat diraih melalui kompetensi dan kinerja, tapi juga penampilan dan kepribadianmu. Senyuman, meski sederhana, memiliki pengaruh besar terhadap keseluruhan penampilan yang juga dapat mencerminkan kepribadianmu.

Begitu pula dalam dunia bisnis. Saat Kamu berinteraksi dengan seseorang, salah satu hal pertama yang mereka lihat dari kamu adalah bagian mulut kamu. Jika kamu tidak tersenyum, orang mungkin akan membuat asumsi yang salah tentang sifat kamu yang sebenarnya. Senyuman dapat memengaruhi apa yang dipikirkan seseorang terhadap diri kamu.

Pastikan kamu tersenyum secara alami saat hendak melakukan wawancara kerja, bertemu dengan klien atau ketika berinteraksi dengan rekan kerja, partner bisnis dan pelanggan bisnis kamu. Apa saja manfaat senyuman bagi karir dan bisnis kamu?

Senyuman Membantu Kamu Mendapatkan Pekerjaan Impian

Salah satu bahasa tubuh yang membantu kamu mendapatkan pekerjaan impian adalah dengan tersenyum. Kesan pertama begitu penting saat kamu menghadiri wawancara kerja. Saat berhadapan dengan pewawancara, pastikan kamu terlihat percaya diri, kompeten dan profesional.

Menurut buku I Got My Dream Job and So Can You: 7 Steps to Creating Your Ideal Career After College (2012) yang ditulis Pete Leibman, senyuman kamu yang natural, hangat dan bersahabat akan membuat orang ingin tahu lebih dalam tentang kamu. Senyuman juga dapat membuat suasana wawancara menjadi lebih cair, menunjukkan bahwa kamu orang yang punya semangat dan bisa bekerja sama dalam sebuah tim.

Senyuman Membantu Kamu Mendapatkan Promosi

Seseorang yang mendapat promosi pastilah yang memiliki kinerja bagus dan produktif. Kinerja dan produktivitas berhubungan erat dengan kebahagiaan yang dapat terefleksikan melalui senyuman.

Jessica Pryce-Jones, penulis buku Happiness at Work: Maximizing Your Psychological Capital for Success (2010) dan CEO di iOpener pernah melakukan riset terhadap 3.000 responden di 79 negara. Dari hasil risetnya, ia menemukan bahwa pekerja yang bahagia bisa menghabiskan 80 % waktu mereka dalam seminggu untuk sungguh-sungguh bekerja. Sementara pekerja yang kurang bahagia hanya menggunakan 40 % waktu mereka dalam seminggu untuk pekerjaan.

Selain itu, orang yang bahagia di tempat kerja juga memiliki energi 180 % lebih banyak dari rekan kerjanya yang tidak bahagia. Jadi, jangan lupa senyum dan bahagia di tempat kerja kamu, karena ini berkaitan dengan kesuksesan karirmu.

Senyuman Mendukung Kesuksesan Presentasi

Rasa gugup umumnya sering datang ketika seseorang akan berbicara di depan banyak orang, seperti pada saat presentasi di hadapan klien, rekan kerja atau atasan. Selain mempersiapkan materi sebaik mungkin, kamu juga perlu memerhatikan kesiapan diri dan penampilanmu. Dengan tersenyum, kamu akan tampak antusias terhadap apa yang kamu bicarakan.

Senyuman Membuat Kamu Mudah Diingat

Penelitian dari Duke University di Amerika Serikat membuktikan bahwa kita akan lebih mudah menyukai dan mengingat orang yang tersenyum pada kita. Orbitofrontal cortex atau bagian otak yang mengatur fungsi kognitif dan mengambil keputusan akan menjadi lebih aktif ketika seseorang mengingat kembali nama orang yang tersenyum padanya.

Ini penting sekali untuk kamu yang memiliki bisnis dan harus berelasi dengan banyak orang. Tinggalkan senyuman yang berkesan yang akan membuat orang lain mudah mengingat siapa kamu. Sehingga, ketika mereka membutuhkan kamu dan ingin menjalin kerja sama mereka akan segera menghubungi kamu.

Senyuman Dapat Membuat Pelanggan Loyal

Untuk kamu yang memiliki bisnis yang berkaitan langsung dengan pelanggan, sangat penting menerapkan senyuman ketika sedang melayani. Sebuah studi yang dilakukan para peneliti di Kingston University pada tahun 2013 menemukan bahwa senyuman sederhana dapat membuat pelanggan setia terhadap bisnis kamu. Setiap orang pada umumnya merasa tidak nyaman dan enggan datang lagi ke sebuah toko jika wajah yang melayani tidak tersenyum sedikit pun. Memiliki pelanggan yang loyal tentunya menjadi keuntungan bagi bisnis kamu.

Bagaimana Agar Tersenyum Secara Natural?

Senyuman palsu atau yang penuh rasa terpaksa akan sangat mudah untuk dikenali. Bagaimana caranya agar senyum tampak tulus?

Senyumlah Dengan Wajah Kamu

Tersenyum bukan sekadar menarik ujung bibir hingga membentuk lengkungan. Tersenyumlah dengan melibatkan seluruh wajah kamu. Ingat hal-hal yang menyenangkan agar senyuman kamu tercipta secara alami.

Lakukan di Waktu yang Tepat

Tersenyumlah pada saat yang tepat. Jika pembicaraan harus dilakukan serius, tersenyumlah hanya di awal dan akhir pembicaraan atau di sela waktu tertentu saat kamu dan lawan bicaramu sedang lebih santai. Senyum yang terlalu berlebihan juga dapat dinilai penuh muatan pretensi atau kepura-puraan.

Perhatikan Kesegaran Nafas Kamu

Jika kamu tersenyum saat bau mulut, senyummu akan terlihat seperti terpaksa. Bau mulut juga sangat memungkinkan orang menghindar untuk bekerja sama dengan kamu. Kamu harus tahu apa penyebab dari bau mulut, bisa jadi karena kebersihan mulut yang buruk, masalah pada gigi dan gusi, makanan yang kamu makan, naiknya asam lambung, atau infeksi pada mulut seperti sariawan.

Karena itu, penting untuk memerhatikan makanan yang kamu konsumsi dan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Pastikan kamu menyikat gigi secara rutin dua kali sehari. Jika mulut kamu mengeluarkan bau tidak sedap karena sariawan, segera atasi dengan Aloclair Plus. Untuk mengobati sariawan sekaligus memberikan rasa segar di mulut, A bisa menggunakan Aloclair Plus Spray atau Aloclair Plus Oral Rinse.

Cukup semprotkan Aloclair Plus Spray sebanyak 3 x hingga menutupi luka atau kumur 10 mL Aloclair Plus Oral Rinse selama 1 menit. Hindari makan dan minum minimal selama 1 jam setelah disemprot atau berkumur. Aloclair Plus efektif mengobati sariawan tanpa rasa perih.

Aloclair Plus, pilihan nyaman atasi sariawan

Sumber:

https://www.forbes.com/2010/08/13/happiest-occupations-workplace-productivity-how-to-get-a-promotion-morale-forbes-woman-careers-happiness.html

https://www.recruiter.com/i/how-a-smile-can-get-you-hired/

Artikel

Artikel Lainnya