Sariawan dan Corona

Tahu sariawan kan ? Kayaknya semua orang pasti pernah sariawan. Biasanya sih paling sering karena pas lagi sikat gigi heboh banget terus gusinya kesenggol sikat gigi , luka terus sariawan. Selain itu juga sering pipi bagian dalam kegigit karena hobi banget ngomong hehehe. Kalau udah gini biasanya nyut-nyutan, susah ngomong, bahkan sampai susah makan sampai dua atau tiga hari.


Tapi pernah ngga sih sariawan aja gitu tiba-tiba, ngga pakai permisi ? Nah, ternyata Sariawan merupakan salah satu signal bahwa tubuh kita sedang tidak fit.  Termasuk diantaranya tubuh yang terinfeksi virus.  Sariawan biasanya bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi untuk sariawan yang  jumlahnya cukup banyak atau tidak sembuh dalam waktu yang cukup lama , bisa jadi adalah gejala penyakit berbahaya.


Ngomongin penyakit berbahaya, tanggal 11 Maret 2020 kemarin, WHO menetapkan Covid 19 sebagai Pandemi. Dan Indonesia merupakan salah satu negara terdampak virus tersebut.  Setelah satu bulan semenjak kasus pasien pertama Covid 19 di Indonesia, masyarakat kita sebagian besar sudah hafal dengan gejala awal pasien yang terinfeksi virus ini.  Demam, batuk, sesak napas dan sakit tenggorokan merupakan salah satu gejala yang harus diwaspadai saat ini. Walaupun banyak juga pasien positif Covid 19 tanpa gejala umum tadi.  Karena badan kita ini sebenarnya pintar banget, banyak kode-kode yang dikirim tubuh yang menandakan kalau kita ini lagi ngga sehat. Ya salah satunya, si sariawan itu. Kalau kita lagi panas dalam atau sakit tenggorokan biasanya suka muncul nih sariawannya.


Sariawan biasanya muncul selain gara-gara luka, kegigit, ketusuk benda lain yang masuk ke rongga mulut, ternyata juga indikasi badan lagi ada infeksi, termasuk salah satunya infeksi virus. Tapi ngga usah khawatir berlebihan, kita bisa mencegah dengan makan yang sehat, olahraga, istirahat yang cukup dan kalau dirasa asupannya kurang, boleh loh minum vitamin atau suplemen.


Artikel

Artikel Lainnya