Apakah Menyikat Lidah Dapat Menyebabkan Sariawan

Lidah adalah bagian dari mulut yang memiliki peranan sangat penting. Di lidah terdapat sekitar 8 otot dan kurang lebih 10.000 papila, yaitu kuncup perasa yang membantu kita mengecap rasa asin, manis, dan rasa lainnya serta membantu kita mendeteksi suhu makanan. Selain fungsi tersebut, lidah juga berfungsi untuk membantu kita berbicara, mengunyah, dan menelan. Banyaknya jumlah makanan yang kita konsumsi setiap hari membuat lidah mudah kotor dan mengalami penumpukan plak atau bakteri.

Menurut John D. Kling, seorang dokter gigi di Vancouver. Campuran plak, air liur, serta bakteri akan menempel dan membentuk lapisan pada permukaan lidah. Dikatakan bahwa, tidak kurang dari 50% bakteri yang ada di mulut kita berada di permukaan lidah. Itulah sebabnya mengapa seseorang bisa mengalami bau mulut apabila tidak rutin membersihkan lidahnya.

Lalu, bagaimanakah cara membersihkan lidah yang benar? Apakah membersihkan lidah bisa dengan menggunakan sikat gigi yang kita gunakan untuk menggosok gigi setiap hari? Apakah menyikat lidah dapat menyebabkan sariawan? Temukan jawaban dari berbagai pertanyaan tersebut di bawah ini.

Manfaat Menyikat Lidah

Lidah sebenarnya diciptakan dalam bentuk yang sempurna dan bisa membersihkan dirinya sendiri dengan bantuan ludah serta gesekan dengan langit-langit mulut. Meski demikian, lidah tetap harus dibersihkan dengan bantuan kita secara manual agar tidak menyebabkan bau mulut karena bakteri. Disamping itu, beberapa orang memiliki mulut yang cenderung lebih kering dibandingkan dengan orang lain sehingga, air liurnya tidak bisa maksimal dalam membersihkan lidah dan mengakibatkan bakteri menumpuk.

Sekali waktu, anda mungkin menjumpai lidah Anda berwarna keputih-putihan saat melihatnya di depan cermin. Selain disebabkan karena pertumbuhan bakteri, permukaan lidah yang berwarna keputih-putihan juga dapat disebabkan karena refluks asam.

Untuk membedakan lidah berwarna putih yang disebabkan oleh bakteri dan refluks asam sebenarnya tidak terlalu sulit. Apabila lidah berwarna putih dan terasa asam, maka bisa dipastikan bahwa warna putih pada permukaan lidah tersebut disebabkan oleh refluks asam.

Mengapa lidah harus dibersihkan apabila berwarna putih akibat refluks? Hal ini diperlukan karena keasaman pada mulut bisa menyebabkan kerusakan gigi.

Hal yang Harus Diperhatikan saat Menyikat Lidah

Membersihkan lidah dengan menggunakan sikat gigi yang berbulu kasar sangat tidak dianjurkan. Karena hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada papila. Disamping itu, sikat gigi yang baru saja digunakan untuk menggosok gigi dan membersihkan plak umumnya mengandung banyak bakteri. Apabila langsung digunakan untuk menggosok lidah, dikhawatirkan bakteri yang ada pada sikat gigi akan berpindah ke lidah.

Menurut para ahli kesehatan, alat terbaik untuk membersihkan lidah adalah dengan menggunakan pengikis lidah atau yang disebut tongue scrapers. Jika belum punya, tak mengapa apabila anda membersihkan lidah dengan menggunakan sikat gigi untuk sementara waktu. Jangan lupa, akhiri rutinitas membersihkan mulut dengan obat kumur (mouthwash).

Apabila Anda membersihkan lidah dengan menggunakan sikat gigi, seperti yang telah diungkapkan di atas, sebaiknya gunakanlah sikat gigi yang berbulu lembut dan lakukan secara perlahan. Jangan menggosok terlalu kasar karena berpotensi menyebabkan luka atau sariawan.

Penelitian tahun 2006 tentang membersihkan lidah dan bau mulut menemukan bahwa tongue scrapers lebih efektif dibandingkan dengan sikat gigi dalam mengurangi senyawa sulfur penyebab bau nafas. Saat ini, beberapa sikat gigi modern sudah ada yang dilengkapi dengan pembersih lidah di bagian belakangnya. Jika anda berencana untuk membeli sikat gigi baru, cobalah memilih sikat gigi yang dilengkapi dengan tongue scrapers yang lembut.

Cara Membersihkan Lidah Menggunakan Alat Pembersih Lidah (Tongue Scrapers)

Cara Membersihkan Lidah Menggunakan Sikat Gigi

Jika tidak punya alat pembersih lidah. Jangan ragu untuk menggunakan sikat gigi daripada tidak membersihkan lidah sama sekali. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyikat lidah diantaranya adalah:

Apakah Menyikat Lidah Dapat Menyebabkan Sariawan?

Apabila dilakukan secara berlebihan dan menggunakan alat yang tidak tepat, menyikat lidah justru dapat menyebabkan lidah kehilangan sensitivitasnya dan dapat menyebabkan lidah menjadi luka hingga menimbulkan sariawan. Oleh sebab itu, pastikan anda melakukannya secara hati-hati dan perlahan, serta dengan menggunakan alat yang dirancang secara khusus untuk membersihkan lidah.

Jika anda mengalami sariawan di lidah, segera obati dengan menggunakan obat sariawan yang aman, tidak menimbulkan rasa perih, bisa melindungi luka, bisa mengurangi rasa perih, tidak mengandung alkohol, dan terbuat dari bahan-bahan yang aman apabila tertelan. Aloclair Plus adalah salah satu contoh obat dengan kriteria di atas. Sangat disarankan apabila anda bisa selalu menyediakan obat sariawan seperti Aloclair di rumah untuk digunakan saat waktu apabila dibutuhkan. Aloclair tersedia dalam 3 pilihan  kemasannya yakni, kemasan gel, spray, dan mouthwash.

Aloclair plus direkomendasikan tidak hanya karena obat sariawan ini sangat efektif dalam menyembuhkan lesi, tapi juga bisa melindungi luka agar tidak perih saat bersinggungan dengan gigi atau makanan disamping dapat melindungi luka agar tidak membesar. Aloclair aman digunakan untuk bayi usia 6 bulan ke atas.

Penyebab Sariawan yang Perlu Diwaspadai

Telah diungkapkan di atas bahwa manfaat menyikat lidah sangat banyak. Mulai dari, menyingkirkan bakteri yang dapat merusak gigi dan menyebabkan bau mulut, mengurangi tingkat keasaman pada mulut, serta untuk menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan. 

Apabila dilakukan dengan benar, menggosok lidah akan memberikan manfaat yang sangat untuk kesehatan mulut. Sebaliknya, apabila dilakukan secara sembarangan atau tanpa aturan, menggosok lidah justru dapat menimbulkan masalah. Seperti, sariawan atau kehilangan bakteri-bakteri yang justru baik untuk kesehatan mulut.

Sariawan, selain diakibatkan karena kebiasaan menyikat lidah terlalu kasar atau terlalu sering, juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor lain. Termasuk diantaranya adalah, kebiasaan-kebiasaan buruk seperti menggosok gigi terlalu keras, suka mengkonsumsi makanan yang pedas dan berminyak, hingga suka makanan-makanan yang asam. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai kebiasaan penyebab sariawan, Anda bisa membaca artikel yang telah kami tulis sebelumnya.

Disamping sejumlah kebiasaan buruk tersebut, sariawan juga bisa diakibatkan oleh: Kondisi lingkungan yang terlalu panas, jarang minum air putih hingga menyebabkan dehidrasi, mulut kering, tidak menjaga kebersihan mulut, stres atau perasaan cemas yang berlebihan, perubahan hormon (pada wanita) ketika menstruasi atau pada saat hamil, serta kekurangan nutrisi (terutama vitamin B kompleks, zat besi, dan vitamin C).

 

Sumber:


Artikel

Artikel Lainnya